Larik / Array Borland C++

Latihan_IF:

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

#include <iostream.h>

main()

{

char kd,judul[20],np[20],bonus[20],jwb;

int jumbel;

float harsat,j_pemby,dis,harber,tunj;

awal:

textbackground(0);

clrscr();

cout<<”  \n          Toko Kaset Utama  \n”<<endl;

cout<<“Nama Pembeli  : “;cin>>np;

cout<<“Kode [1/2/3]  : “;cin>>kd;

cout<<“Jumlah Beli   : “;cin>>jumbel;

cout<<“\n##################################”<<endl<<endl;

if(kd==’1′)

{

strcpy(judul,”We Will Not Gaza Tonight”);

strcpy(bonus,”Boneka cantik”);

harsat=18000;

}

else if(kd==’2′)

{

strcpy(judul,”Hero”);

strcpy(bonus,”mug lucu”);

harsat=20000;

}

else

{

strcpy(judul,”I turn To You”);

strcpy(bonus,”poster seru”);

harsat=21000;

}

j_pemby=harsat*jumbel;

if(jumbel>=5)

dis=0.15*j_pemby;

else

dis=0;

 

if(kd==’1′ &&jumbel>=5)

tunj=5000;

else

if(kd==’2’&&jumbel>=5)

tunj=6000;

else

if(kd==’3’&&jumbel>=5)

tunj=7000;

else

tunj=0;

 

harber=j_pemby-dis+tunj;

cout<<“Judul Lagu    : “<<judul<<endl;

cout<<“Bonus         : “<<bonus<<endl;

cout<<“Harga         : “<<harsat<<endl;

cout<<“Jumlah bayar  : “<<j_pemby<<endl;

cout<<“Discount      : “<<dis<<endl;

cout<<“Tunjangan     : “<<tunj<<endl;

cout<<“Total Bayar   : “<<harber<<endl<<endl;

cout<<“Mau Menghitung Lagi[Y/T]?”;jwb=getche();

if(jwb==’Y’||jwb==’y’)

goto awal;

getch();

}

Array / Larik

Variabel Larik atau lebih dikenal dengan ARRAY adalah adalah Tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang mempunyai tipe yang sama. Suatu Array mempunyai jumlah komponen yang banyaknya tetap. Banyaknya komponen dalam suatu larik ditunjukan oleh suatu indek untuk membedakan variabel yang satu dengan variabel yang lainnya.

 

Array Berdimensi Satu

Bentuk Umum pendeklarasian array :

Tipe-Data Nama_Variabel[Ukuran]

Keterangan :

• Type Data : Untuk menyatakan type data yang digunakan.

• Ukuran : Untuk menyatakan jumlah maksimum elemen array.

 

Float Nil_Akhir[6];

 

 

 

Contoh1:

#include<conio.h>

#include<iostream.h>

#include<stdio.h>

#include<iomanip.h>

main()

{

int i;

char nama[5][20];

float nilai1[5];

float nilai2[5];

float hasil[5];

clrscr();

for (i=1;i<=2;i++)

{

cout<<“Data Ke- “<<i<<endl;

cout<<“Nama Siswa            :”;gets(nama[i]);

cout<<“Nilai Teori           :”;cin>>nilai1[i];

cout<<“Nilai Praktek         :”;cin>>nilai2[i];

hasil[i]=(nilai1[i]*0.40)+(nilai2[i]*0.60);

cout<<endl;

}

clrscr();

cout<<endl<<endl;

cout<<“———————————————–“<<endl;

cout<<“No.  Nama Siswa     Nilai   Nilai    Hasil     “<<endl;

cout<<”                    Teori   Praktek  Ujian     “<<endl;

cout<<“———————————————–“<<endl;

for (i=1;i<=2;i++)

{

cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(4)<<i;

cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(18)<<nama[i];

cout<<setprecision(2)<<”   “<<nilai1[i];

cout<<setprecision(2)<<”   “<<nilai2[i];

cout<<setprecision(2)<<”   “<<hasil[i]<<endl;

}

cout<<“———————————————–“<<endl;

getch();

}

Array Berdimensi Dua

Bentuk Umum pendeklarasian array :

Tipe-Data Nama_Variabel[index-1][index-2]

Keterangan :

• Type Data : Untuk menyatakan type data yang digunakan.

• Index-1 : Untuk menyatakan jumlah baris

• Index-2 : Untuk menyatakan jumlah kolom

 

Contoh2:

#include<conio.h>

#include<stdio.h>

#include<iostream.h>

#include<iomanip.h>

main()

{

int i, j;

int data_jual[4][4];

clrscr();

for(i=1;i<=3;i++)

{

for(j=1;j<=3;j++)

{

cout<<“Data Ke – “<<i<<” “<<j<<endl;

cout<<“Jumlah Penjulan : “; cin>>data_jual[i][j];

}

}

cout<<“Data Penjualan Pertahun”<<endl;

cout<<“———————–“<<endl;

cout<<“NO 2001 2002 2003″<<endl;

cout<<“———————–“<<endl;

for(i=1;i<=3;i++)

{

cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(5)<<i;

for(j=1;j<=3;j++)

{

cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(4);

cout<<data_jual[i][j]; cout<<” “;

}

cout<<endl;

}

cout<<“———————–“<<endl;

getch();

}

Latihan_array1:

Sebuah perusahaan ayam goreng dengan nama “GEROBAK FRIED CHICKEN” yang telah lumayan banyak pelanggannya, ingin dibantu dibuatkan program untuk membantu kelancaran usahaannya.

GEROBAK FRIED CHICKEN” mempunyai daftar harga ayam sebagai berikut :

Kode Jenis Harga

——————

D Dada  Rp. 2500

P Paha  Rp. 2000

S Sayap Rp. 1500

——————

 

Buatlah programnya dengan ketentuan :

• Setiap pembeli dikenakan pajak sebesar 10% dari pembayaran.

• Banyak Jenis, Jenis Potong dan Banyak Beli diinput.

• Tampilan yang diinginkan sebagai berikut :

 

Layar Masukkan

GEROBAK FRIED CHICKEN

———————

Kode Jenis Harga

———————

D Dada  Rp. 2500

P Paha  Rp. 2000

S Sayap Rp. 1500

———————

Banyak Jenis : … <diinput>

Jenis Ke –     … <proses counter>

Jenis Potong [D/P/S] : … <diinput>

Banyak Potong        : … <diinput>

… <<Terus berulang tergantung Banyak Jenis>>

Layar Keluaran

GEROBAK FIRED CHICHEN

———————————————–

No. Jenis      Harga      Bayak      Jumlah

Potong     Satuan     Beli       Harga

———————————————–

… ….       ….       ….       Rp ….

… ….       ….       ….       Rp ….

———————————————–

Jumlah Bayar         Rp ….

Pajak 10%            Rp ….

Total Bayar          Rp ….

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: