Proses Perulangan Borland C++

Latihan IF dan Switch case:

 

PT. DINGIN DAMAI, memberikan Honor tetap kepada karyawan kontraknya sebesar         Rp. 300,000,- per bulan, dengan memperoleh tujangan-tunjangan sebagai berikut :

• Tunjangan Jabatan

Golongan Persentase
1 5%
2 10%
3 15%

 

 

 

 

 

 

Sebagai contoh : Jika seorang keryawan tersebut dengan golongan 3, maka mendapatkan tunjangan sebesasr 15% * Rp. 300,000,-

• Tunjangan Pendidikan

 

Kode Pendidikan Persentase
1 SMU 2,5%
2 D3 5%
3 S1 7,5%

 

• Honor Lembur

Jumlah jam kerja normal sebanyak 8 Jam Kerja. Honor lembur diberikan jika jumlah jam kerja sebih dari 8 jam, maka kelebihkan jam kerja tersebut dikalikan dengan honor lembur perjam sebesar Rp. 2,500 untuk setiap kelebihan jam kerja perharinya.

• Tampilan yang diinginkan sebagai berikut :

 

Layar Masukkan

Program Hitung Honor Karyawan Kontrak

PT. DINGIN DAMAI

Nama Karyawan                : … <di input>

Golongan                          : … <di input>

Pendidikan (SMU/D3/S1) : … <di input>

Jumlah Jam Kerja            : … <di input>

Layar Keluaran

Karyawan yang bernama    : … <tampil data>

Honor yang diterima

Honor Tetap               Rp. …. <hasil proses>

Tunjangan jabatan      Rp. …. <hasil proses>

Tunjangan Pendidikan Rp. …. <hasil proses>

Honor Lembur             Rp. …. <hasil proses>

———————————————— +

Honor Yang Diterima   Rp. …. <hasil proses>

 

 

 

 

 

Proses Perulangan

 

Perulangan For

 

Perulangan yang pertama adalah for. Bentuk umum pernyataan for sebagai berikut :

for ( inisialisasi; syarat pengulangan; pengubah nilai pencacah )

Bila pernyataan didalam for lebih dari satu maka pernyataan-pernyataan tersebut harus diletakan didalam tanda kurung.

for ( inisialisasi; syarat pengulangan; pengubah nilai pencacah )

{

pernyataan / perintah;

pernyataan / perintah;

pernyataan / perintah;

}

Keterangan:

* inisialisasi                  : nilai awal pada variabel

* syarat pengulangan    : hal yang menentukan apakah suatu perulangan diteruskan atau dihentikan.

* pengubah nilai pencacah : pengatur nilai kenaikan atau penurunan nilai pencacah.

 

Contoh1:

/* ————————— */

/* Program for – bilangan naik */

/* ————————— */

#include<stdio.h>

#include<conio.h>

#include<iostream.h>

main()

{

int a;

clrscr();

for(a = 1; a <= 10; ++a)

cout<<a;

getch();

}

 

Contoh2:

/* ——————————*/

/* Program Menampilkan Warna – 1 */

/* ——————————*/

#include<stdio.h>

#include<conio.h>

main()

{

int a=2, b=1, c=2, d=1, e;

clrscr();

for(e=1; 17>e; e++)

{

gotoxy(e, e); textcolor(e);

cprintf(“\nwarna ke-%d”,e);

}

getche();

}

 

 

Keterangan:

cprintf() = Menampilkan data dengan format pewarnaan teks dan pewarnaan latar belakang.

 

 

Perulangan Nested For

 

Pernyataaan Nested for adalah suatu perulangan for didalam perulangan for yang lainnya. Bentuk umum pernyataan Nested for sebagai berikut :

for ( inisialisasi; syarat pengulangan; pengubah nilai pencacah )

{

for ( inisialisasi; syarat pengulangan; pengubah nilai pencacah)

{

pernyataan / perintah;

}

}

 

Contoh3:

/* ————————- */

/* Program for – Nested for */

/* ————————- */

#include<stdio.h>

#include<conio.h>

#include <iostream.h>

main()

{

int a, b;

clrscr();

 

for(a = 1; a <= 5; a++)

{

printf(“\n”);

for(b = a; b <= 5; b++)

cout<<a<<” “;

}

getch();

}

 

 

Pernyataan Goto

 

Pernyataan goto merupakan instruksi untuk mengarahkan eksekusi program ke-pernyataan yang diawali dengan suatu label. Label merupakan suatu pengenal (identifier) yang diikuti dengan tanda titik dua ( : ). Bentuk pemakaian goto sebagai berikut :

goto label;

contoh4:

/* —————————— */

/* Program dengan pernyataan goto */

/* —————————— */

#include<iostream.h>

#include<stdio.h>

#include<conio.h>

main()

{

int a, b;

char lagi;

 

atas:

clrscr();

cout<<“Masukkan Bilangan = “;

cin>>a;

b = a % 2;

printf(“Nilai %d %% 2 adalah = %d”,a, b);

printf(“\n\nIngin Hitung Lagi [Y/T] : “);

lagi = getche() ;

if (lagi == ‘Y’ || lagi == ‘y’)

goto atas;

getch();

}

 

Pernyataan While


 

Pernyataan perulangan while merupakan instruksi perulangan yang mirip dengan perulangan for. Bentuk perulangan while dikendalikan oleh syarat tertentu, yaitu perulangan akan terus dilaksanakan selama syarat tersebut terpenuhi.

Bentuk umum perulangan while, sebagai berikut :

while ( syarat )

Pernyataan / perintah ;

 

 

Contoh5:

/* Program while01.cpp */

/* ——————- */

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

#include <iostream.h>

main()

{

int bil=1;

clrscr();

while(bil<=10)

{

cout<<bil<<” “;

++bil;

}

getch();

}

 

 

Pernyataan do – while

 

Pernyataan perulangan do – while merupakan bentuk perulangan yang melaksanakan perulangan terlebih dahulu dan pengujian perulangan dilakukan dibelakang.

Bentuk umum perulangan do – while, sebagai berikut :

do

pernyataan / perintah ;

while ( syarat );

 

 

contoh6:

/* Program do – while */

/* —————— */

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

#include <iostream.h>

main()

{

int bil=2;

clrscr();

do

{

cout<<bil<<” “; bil+=2;

}

while(bil<=10);

getch();

}

 

Latihan:

1. Buatlah program untuk menghitung 10 deret bilangan genap dengan hasilnya :

2 + 4 + 6 + 8 + 10 + 12 + 14 + 16 + 18 + 20 = 110

2. Buatlah program untuk menghitung 10 deret bilangan ganjil dengan hasilnya :

1 + 3 + 5 + 7 + 9 + 11 + 13 + 15 + 17 + 19 = 100

 

 


 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: